my lost-for-ages diary...

ada yang aneh dengan hari ini yang kujalani sejak ku membuka mata tadi pagi..
meskipun hari ini dimulai dengan teriakan dan cara bangun yang nga banget (u know lah, disini berisik banget, pengen deh menjait para mulut ituu byar ga teriak-teriak. Hey, hidup itu harus tenggang rasa...) dan sempat bete PLUS uring-uringan, tapi terbukti tidak bertahan lama (seperti hal-hal yang lalu)...

nyaris 10jam laptop nyala dan belum digunakan untuk tujuan awal gw menghidupkan laptop yakni ngerjain proposal -.-, malah browsingan tanpa juntrungan n donlod game..hahhaa..tapi karena gw gunain untuk hal-hal yang nga begitu penting itulah jadi mood-gw selalu berhasil membaik dan senyum-senyum manyun..

and do you know what the most gave shock to me today?

i found my lost-for-ages diary...

banyak harapan,mimpi,doa,keinginan,cita-cita,impian dan segala hal dengan berbagai sebutan itu gw temukan didalamnya, so sweet... I just imagine myself when I was 10 years and all i could think that times just how to become a designer, profesional model and having a really really big house for my family..truthfully i already forget it what wish I dreamt of..

Dulu, dengan gegap gempita setiap Papa maw pulang kerja, beliau pasti menelpon rumah untuk bertanya pada kami -aku dan kakak- makanan apa yang kalian ingini dan aku dengan terus tanpa henti meminta buku gambar ato sekedar kertas putih yang dijadikan satu hanya untuk menggambar design baju yang melimpahruah mengisi otak kepalaku..

meskipun kami bukan dari keluarga yang sangat mapan, tapi Papa selalu bisa memenuhi semua keinginan kami-yang teradang tak masuk akal hingga harus dicegah-, ya salah satunya tentang buku gambar itu. Saking kreatifnya Papa, beliau sampai menjekrek (apa ya sebutannya,pokonya yang bikin kertas bertumpuk-tumpuk jadi satu) kertas putih seukuran hvs yang udah dibagi dua.. T^T hanya untuk memenuhi permintaanku setiap hari,,
kalo dibayangin sekarang pasti mikirnya kenapa nga beli buku gambar ajah?well,mungkin papa cuman pingin memberi suatu pelajaran berharga untuk kami, kalo nga semua hal itu harus dengan mengeluarkan uang, cukup berfikir secara cerdas maka akan terpenuhi..*khan kertas hvsya gratis dari kantor..hahaha

mungkin alasan kenapa gw bisa ngelupain semua impian dan cita-cita gw itu karena rasa kecewa pada kehendak Papa-Mama yang pingin anaknya kuliah setinggi mungkin dan dibidang yang pasti,,meskipun nga ada jaminan kata 'pasti', paling nga bisa menenangkan perasaan beliau. sedih sih nga boleh kuliah di design interior, nekunin design baju, belajar musik dan hal-hal lain, tapi semua udah lewat dan gw harus bisa menghadapi masa depan,, hingga kini pun gw masih berusaha menerima hal itu dan sudah bisa ikhlas menerima dan menjalani apa yang sekarang harus dihadapi meskipun rada telat, hahaha....

I just thinking, mungkin karena ditemukannya buku ini lah menjadi pemacu gw untuk tambah semangat dan berusaha meraih semua impian gw yang belom terpenuhi..
Sekarang gw jadi bertekad setelah gw lulus gw harus bisa belajar semua yang gw pengenin..
So, I have to optimist...Semangatttt!! ^0^

Komentar

Postingan Populer